Ada kesalahan di dalam gadget ini

BUAH MERAH

Diposkan oleh Mediana on 6:40:00 PM

BUAH MERAH si

MULTIKHASIAT

Makalah

Karya tulis ini disusun untuk memenuhi tugas pelajaran Bahasa

Indonesia.

DISUSUN OLEH

Nama :Mediana Magdalena

Kelas : 3D

No. Absen : 28

SMP XAVERIUS 1 PALEMBANG

Jalan Kapten Marzuki no. 513 Telp. (0711) 355704 Palembang

Tahun Ajaran 2004/2005

BAB I. PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang

Buah merah bagi sebagian masyarakat, apalagi di luar Papua, buah memanjang mirip cempedak itu masih asing. Namun, bagi masyarkat Papua, terutama yang tinggal di daerah pedalaman, buah yang disebut tawi oleh masyarakat Lembah Baliem atau yenggen di wilayah Keerom, itu sangat akrab di telinga. Maklum sejak nenek moyang masyarakat Papua, tanaman ini sudah dimanfaatkan. Secara tradisional masyarakat di sana memakai tanaman itu sebagai sumber pangan, pewarna alami makanan, dan bahan kerajinan. Buah merah juga dijadikan salah satu sesajen dalam ritual adat sebagai persembahan kepada sang pencipta.

Masyarakat tradisional tahu buah merah berkhasiat, tetepi hanya sebagai obat cacing, penyakit kulit,dan menghambat kebutaan. Manfaat lain yang sudah dikenal hanyalah meningkatkan stamina. Buktinya masyarakat pedalaman Papua di Wamena memiliki postur tubuh kekar dan kuat. Buah merah juga menjadi menu sarapan wajib bagi sebagian besar anak sekolah di Puncak Jaya dan pedalaman Nabire. Tujuannya agar kondisi fisik tetap prima saat belajar.

Buah merah memiliki kandungan oksidan tinggi jadi wajar jika buah merah mampu menyebabkan beragam penyakit.Itu yang menyebabkan popularitas kerabat pandan wangi meroket. Harga buah merah ini amatlah mahal bahkan buah ini nilainya lebih mahal dari emas , padahal secara turun-temurun buah merah tak lebih dari sekedar bahan pangan masyarakat Papua .Dulu buah merah tak perlu dibeli.Kalaupun dibeli harganya amat murah. Sekarang sekali motret harganya Rp 2 juta.

Setelah diteliti ternyata buah merah terbukti ampuh menggempar HIV/AIDS, kanker,jantung koroner,hepatitis,dan penyakit lainnya . Jika anda membeli buah merah, buah merah ini dapat bertahan lama jika disimpan di dalam kulkas. Oleh karena itu tidak ada salahnya jika anda mencobanya. Penulis mengangkat tema “Buah Merah si Multikhasiat” untuk mengenalkan, memberikan seputar informasi mengenai buah merah yang mempunyai banyak khasiat kepada masyarakat luas..

1

I. 2 Rumusan Masalah

Berikut ini masalah – masalah yang akan dibahas dalam karya tulis ini.

a) Apakah buah merah itu dan apa nama latinnya?

b) Kapan fenomena ini bermula?

c) Zat-zat apakah yang terkandung?

d) Berapa kisaran harganya dan mengapa harganya bisa mahal?

e) Apa saja manfaat yang terkandung di dalamnya?

f) Bagaimana cara mengolah buah merah hingga menjadi obat?

g) Dimana buah itu tersebar?

h) Mengapa harus hati-hati jika ditawari air buah merah yang sudah jadi?

i) Mungkinkah tanaman khas Papua itu dikembangkan di luar provinsi paling timur di Indonesia?

j) Apa saja satu kelurga yang bermanfaat itu?

I. 3 Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :

Ø Mengingatkan kepada masyarakat Papua untuk merawat buah merah ini dengan baik ( tidak disia-siakan ).

Ø Mengenalkan kepada masyarakat apakah buah merah itu.

Ø Memberikan informasi bahwa penyakit maut dapat disembuhkan.

Ø Memberikan informasi kepada masyarakat manfaat buah merah.

Ø Mengingatkan kita betapa berharganya kesehatan itu.

Ø Mengingatkan kepada produsen penjualan air buah merah yang sudah jadi yang palsu dapat merugikan konsumen dan menghilangkan kepercayaan.

Ø Mengingatkan kita betapa banyaknya obat alami di alam sekitar kita yang belum dimanfaatkan dengan baik.

Ø Memberitahukan harga - harga yang dapat dibeli.

2

I. 4 Metode Penelitian

Dalam menyelesaikan karya tulis ini penulis memakai metode penelitian yang menggunakan studi pustaka yaitu mencari sumber dari bacaan ( majalah, buku, artikel, Koran, dan lain-lain).

I. 5 Manfaat Penelitian

Manfaat / kegunaan menulis karya tulis ini adalah

· Mengetahui buah merah

· Menyimak manfaat buah merah

· Menemukan cara memanfaatkan buah merah

· Mengetahui pentingnya hidup sehat

· Mengetahui pentingnya hidup sehat

· Mengetahui betapa pentingnya alam di sekitar kita

· Mengetahui keampuhan buah merah bagi penyakit ganas

BAB II. PEMBAHASAN

2.1 Pengenalan buah merah

Buah merah adalah buah yang bentuknya mirip nangka cempedak. Hanya saja warnanya merah. Itulah buah merah yang konon melalui beberapa penelitian diyakini dapat mengobati kanker, AIDS, dan sejumlah penyakit lainnya. Buah merah /kuansu yang bernama Latin Pandanus conoideus Lam merupakan tumbuhan sejenis pandan khas Papua.

2.2 Fenomena buah merah

Fenomena ini bermula dari hasil penelitian yang dilakukan oleh dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Cenderawasih (Uncen) I Made sejak 1998 lalu. Ide penelitiannya muncul

3

saat mengamati perilaku pola makan suku – suku di pedalaman Papua yang

sering menggunakan buah merah menjadi teman makan umbi – umbian. Hasilnya, buah merah, menurut penelitian Made yang belum diikuti dengan penelitian ilmiah lanjutan itu, ternyata memiliki banyak manfaat.

2.3 Zat – zat yang terkandung

Dari analisis kimia yang dilakukan I Made Budi, buah merah mengandung komposisi gizi lengkap. Ia memiliki zat – zat aktif seperti betakaroten, tokoferol, dan sejumlah asam lemak esensial. Selain itu buah merah juga mengndung vitamin dan mineral esensial yang cukup lengkap. Di antaranya kalsium, fosfor, besi, vitamin B1, vitamin C, dan nialin. Kandungan energi cukup tinggi, mencapai 400 kalori / 100 gram daging buah.

Berikut ini beberapa pembahasan zat – zat yang terkandung :

a) Senyawa antioksidan

Senyawa antioksidan buah merah tergolong tinggi. Lihat saja, dari 12.000 ppm total karotenoid, sebanyak 700 ppm di antaranya berupa betakaroten. Sedangkan tokoferol mencapai 11.000 ppm. Dengan begitu buah merah memiliki efek antikanker yang kuat.

b) Betakaroten

Betakaroten berfungsi memperlambat berlangsungnya penumpukan flek pada arteri sehingga aliran darah, baik ke jantung maupun ke otak, bisa berlangsung lancar, tanpa sumbatan. Ia juga mampu meningkatkan kekebalan tubuh karena interaksi vitamin A dengan protein (asam – asam) amino yang berperan dalam pembentukan antibodi.

c) Tokoferol

Tingginya vitamin E – nama lain tokoferol – hanya dapat ditandingi oleh zaitun. Senyawa itulah benteng pertahanan terhadap serangan penyakit degeneratif seperti diabetes mellitus, darah tinggi, dan kanker. Fungsi

4

tokoferol ibarat pemadam kebakaran yang mematikan serbuan radikal bebas dan menetralisir kolesterol dalam darah. Bersama – sama sel limfosit dan mononuklear, senyawa aktif itu memperbaiki sistem kekebalan tubuh sehingga mengurangi modoritas dan moralitas sel tubuh. Ia pun membantu pembentukan sel – sel baru untuk menggantikan sel – sel rusak atau tua. Tokoferol menurunkan kadar LDL – kolesterol dan meningkatkan kadar HDL – kolesterol, ia membantu hati memproduksi asam – asam empedu dan hormon – hormon penting.

d) Asam lemak

Asam lemak dalam buah merah juga merupakan antibiotik dan antivirus alami yang kuat. Mereka aktif melemahkan dan meluruhkan membran lipida virus serta mematikannya, ia efektif menghambat dan membunuh beragam strain virus, termasuk virus hepatitis yang merusak sel hati., ia juga terbukti menghambat dan membunuh sel – sel tumor aktif.

Berikut ini adalah daftar kandungan senyawa aktif dalam sari buah merah

Kandungan Senyawa Aktif dalam Sari Buah Merah

Komposisi Kimia Kandungan

Total Karotenoid 12.000 ppm

Total Tokoferol 11.000 ppm

Betakaroten 700 ppm

Alfa tokoferol 500 ppm

Asam oleat 58 %

Asam linoleat 8,8 %

Asam linolenat 7,8 %

Dekanoat 2,0 %

5

Berikut ini adalah daftar komposisi gizi / 100 g buah merah

Komposisi Gizi per 100 gram Buah Merah

Zat Gizi Kandungan

Energi 396 kalori

Protein 3.300 mg

Lemak 28.100 mg

Serat 20.900 mg

Kalsium 54.000 mg

Fosfor 30 mg

Besi 2,44 mg

Vitamin B1 0,90 mg

Vitamin C 25,70 mg

Nialin 1,8 mg

Air 34,90 %


2.4 Harga buah merah

Dulu harga jual rendah, yang besar berbobot 2,5 – 3 kg cuma dibandrol Rp20.000 ; kecil, berbobot 1,5 – 2 kg Rp 15.000 per buah. Sekarang yang berbobot 2 – 2,5 kg dijajakan Rp 50.000 – Rp 100.000, bahkan ada yang mematok hingga Rp 350.000 per buah. Buah merah yang berukuran sekitar 50 sentimeter, harganya sekitar Rp 500.000. Yang berukuran hingga 1,5 meter, harganya bisa mencapai Rp 2.000.000.

2.5 Manfaat yang terkandung

Banyak manfaat yang terkandung pada buah merah, di antaranya adalah sebagai pereda batuk, penghalus kulit, pengering luka, dan dapat menymbuhkan penyakit maut seperti menymbuhkan HIV/AIDS, meredam hepatitis B, mengusir tumor rongga hidung, bebaskan lumpuh, redam kanker paru, sembuhkan stroke, dan masih banyak lainnya.

6

2.6 Cara mengolah buah merah menjadi obat

Cara mengolah buah merah hingga menjadi obat tidaklah sulit. Setelah

dicuci hingga bersih, buah merah dibelah dua untuk dibuang getahnya. Setelah itu, buah direbus dalam air sekitar satu jam atau sampai buah mengeluarkan cairan merah seperti tinta jika ditekan – tekan kulitnya. Jika sudah demikian, buah sudah bisa diremas – remas untuk mendapatkan cairan merahnya. Cairan merah ditampung dalam sebuah gelas dan siap diminum. Mengonsumsi buah merah ini secara rutin diyakini dapat menyembuhkan berbagai penyakit ganas.

2.7 Penyebaran buah merah
Buah yang tumbuh di dataran tinggi ini mudah ditemui di seluruh dataran Papua. Dia tumbuh pada ketinggian 1.000 – 3.000 meter di atas permukaan laut. Buah merah dapat ditemukan di hutan – hutan di seluruh Papua, namun terbanyak di Pegunungan Jayawijaya. Di Papua penyebaran tanaman itu terkonsentrasi di 4 daerah: Jayapura, Manokwari, Nabire, dan Wamena.

2.8 Berhati – hati dalam membeli air buah merah yang sudah jadi

Kita harus berhati – hati jika ingin membeli air buah merah yang sudah jadi dan dikemas dalam botol. Untuk seukuran botol Kratingdaeng, harganya Rp 150.000. Tetapi karena motifnya hanya mencari untung, sering kali kandungan air merahnya sedikit sekali dan penjual mencampur dengan air biasa supaya terlihat banyak.

2.9 Buah merah dapat ditanam di luar Papua

Menurut ahli Botani Gregori Garnadi Hambali, buah merah sangat mungkin ditanam di luar Papua. Faktanya, alumnus Universitas Birmingham Inggris itu memboyong 3 tanaman dari Wamena pada 1993. Master Konservasi dan Pemanfaatan Sumberdaya Genetik itu juga menanam kerabat buah merah asal Halmahera. Tanaman asal Halmahera berkali – kali berbuah.

7

2.10 Satu keluarga beragam manfaat

Satu keluarga yang beragam manfaat adalah sebagai berikut :

q Pandanus furcatus

Buah ini mengeluarkan aroma menyengat saat dibelah. Sosok buah ini mirip dengan buah merah. Bentuk memanjang tapi ujung buah agak membulat tidak seperti buah merah yang meruncing.

q Pandanus tectorius

Sosok buah mirip stroberi. Daun pandan pudak – nama lainnya – berbentuk pita dengan duri kecil di sepanjang tepi daun. Bunga dan buah yang muncul sepanjang tahun ini banyak digunakan sebagai kuas.

q Pandanus amaryllifolius

Tak seperti buah merah, buah ini berbentuk perdu dengan sosok kecil. Dengan tinggi 1,75 - 2m, batang menjalar ke mana – mana. Lantaran mengeluarkan aroma wangi saat daun diiris, pandan wangi – nama lainnya- banyak ditanam dan dimanfaatkan sebagai pemberi aroma kue atau nasi.

q Pandanus livingstonianus

Buah ini bertubuh paling kecil Walaupun telah hidup puluhan tahun, ia tetap pendek, 1 – 1,5 m. Daun berwarna hijau dengan susunan melingkar sangat anggun. Buah ini saat matang berwarna jingga.

q Pandanus papuana

Buah ini memiliki batang berwarna hijau mengkilap dengan pola mirip loreng harimau. Batang besar dengan diameter 20 – 30 cm, sangat halus dan licin. Akar berduri tumpul memiliki tudung akar yang berfungsi sebagai penjaga kelelembapan agar dapat tumbuh hingga mrnjangkau tanah.

8

BAB III. PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Kesimpulan karya tulis ini adalah:

ü Buah merah adalah buah penakluk penyakit maut

ü Buah merah memiliki banyak kandungan gizi

ü Banyak terdapat manfaat pada buah merah

ü Harga buah merah melambung Rp 50.000 – Rp150.000 per buah

ü Buah merah memiliki satu keluarga yang beragam manfaat

ü Buah merah dapat ditanam di luar Papua

ü Berhati – hati dalam membeli air buah merah yang sudah jadi

3.2 Saran

Saran yang dapat penulis berikan adalah sebagai berikut :

§ Diberikan secara gratis buku / koran mengenai buah merah kepada masyarakat luas

§ Buah merah dapat disebarkan ke berbagai tempat di Indonesia

§ Buah merah diekspor ke negara lain yang membutuhkan

§ Harga buah merah supaya tidak terlalu mahal sehingga masyarakat yang kurang mampu dapat membelinya

§ Merawat alam sekitar kita sebaik – baiknya

9

0 komentar: